Puisi Dan Kata Kata Perpisahan Sekolah
Puisi Perpisahan
Guru…….
Saat kau terima kami dengan tulus
Saat pertama langkah kaki ini
Kami tak mengerti…….bahkan kami tak tahu
arah yang kami cari………
Tapi satu cita cita kami
Hanya ingin……..menjadi insan yang berguna
Puisi Dan Kata Kata Perpisahan
Kini…… setelah hari ini….
Ketika hari berganti menjadi pasti…….
Kami akan pergi…… untuk mengejar cita cita kami
Menggapai harapan kami
Melanjutkan langkah kaki ini
Untuk meraih segudang prestasi
Puisi Dan Kata Kata Perpisahan
Guru…….
Bekal yang kau tanami kepada kami
Akan kami gali untuk masa depan kami
Akan kami ingat ketulusan
Jasa jasamu yang selalu tabah membimbing kami
Tak kan pernah bisa terganti………
Terima kasih atas semua jasa jasamu
Dan untuk segala pengorbananmu
Wahai guruku…
#######################################
Puisi Dan Kata Kata Perpisahan
” DETIK PERPISAHAN “
Disini kita bertemu….
Disini pula kita kan berpisah
Semua kenangan seakan berlalu….
Segala yang kami lalui begitu cepat
Begitu berharga
Detik detik yang berganti hari ini…..
Seakan mempercepat pertemuan kita
Ada harapan disetiap hati kami
Ada keinginan yang begitu besar
Cita cita yang akan merenda masa nanti
Untuk mencari langkah langkah yang pasti
Menggapai cita dan martabat yang tinggi
Selamat tinggal……
Selamat tinggal guru guru dan adik adikku tercinta
Do’akan kami biar meraih cita cita yang nyata
Kini kami kan menggapainya
Terimalah salam dari kami……
Untukmu guru dan adik adikku…
#########################################
Puisi Dan Kata Kata Perpisahan
” KENANGAN PERPISAHAN “
Kami tahu………..ini sangat pedih,dan Kami tahu …………ini sangatlah berat
Namun…………..kami tahu ,Ketika ada pertemuan,pasti ‘kan hingga pada….. perpisahan
Kakak…………..
Masih ingatkah ………? semua yang pernah kalian alami?
Di sini……..di sekolah ini,Madrasah yang membina kita
Yang mewujudkan cita dan asa kita…..
Bercanda………….dekat tangga sekolah
Belajar……………..dibawah jendela kelas
Berlari……………..ketika melewati ruang guru
Bersembunyi…….ketika guru BP melewati kelasmu
Bersorak………….. ketika bel pulang,lalu bersama pulang sekolah
Oh………………….semua itu terasa cantik kini………..
Kakak………..
Masih ingatkah….. ?semua perilaku yang disuguhkan untuk gurumu?
Ketika dengan tulus guru membimbing…..tetapi,kalian terlena dengan canda
Ketika dengan nrimo guru mengasuh…..tetapi,kalian berperilaku tak santun
Ketika dengan lembut guru menegur ……tetapi,kalian jawab dengan ledekan
Ketika dengan tabah guru menasehati…..tetapi,kalian………tetap tak hiraukan!
Oh……………….semua terasa sesal di dada kini……..
Tahukah Engkau wahai kakak kelasku…..
Ketika mereka sulit memejamkan mata
Hanya ‘tuk mengharap kelulusan kakak…..
Ketika mereka terjaga ditengah malam
Hanya ‘tuk berdo’a…. demi keberhasilan kakak….
Kalimat yang dirangkai,do’a yang dipanjatkan
Semua demi kebaikanmu
Semua demi keberhasilanmu
Semua untuk menghantarkan kakak……
Agar meraih cita dan martabat yang tinggi
Agar kelak menjadi orang yang berguna
Demi nusa bangsa dan agama
Tapi kini……perpisahan yang terjadi
Apa yang akan engkau sampaikan
Apa yang akan engkau berikan
Apa yang sudah engkau persembahkan
Sudahkah maaf, hadir dan lahir dari hatimu
Atas segala dosa dan kesalahan pada gurumu?
Belum sempat engkau maknai kata kata mereka
Belum sempat engkau pahami nasehat mereka
Bahkan belum cukup waktu ‘tuk membalas jasa mereka
Kini……. kita harus berpisah……..
Pertemuan kita disuatu hari,kini telah menunjukkan kenangan
Yang tak mungkin dapat dilupakan
Saat ketika indah…..
Saat ketika sulit…..
Saat ketika menegangkan….berlalu sudah
Langkah langkah pasti kakimu…
Membuat kami semakin rela melepaskan
Teruskanlah menuntut ilmu
Gapailah cita cita yang tinggi
Agar kami dapat ikuti jejakmu …………agar kami bahagia karenamu
Agar guru kami gembira padamu
By Yayuk.
Perpisahan MTs Negeri Cimanggis, Depok 16 Juni 2010
Dibacakan oleh : Fahriza,Wiwi,Sri
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
” UNTUK GURUKU “
Hari ini tak adalagi
Puisi yang ku tulis untukmu
Hari ini tiada lagi
Kata-kata cantik yang ku ungkapkan padamu
Semua melongo dan termangu
Hanya air mata yang menetetes di pipimmu
Oh guruku, hapuslah air matamu
Kutaksanggup melihat semua itu
Sungguh saya sayang. . . . . . . . . . .
Padamu kuucapkan sejuta terimakasih
Karenamu tinggalkan kenangan
Yang tak terhapuskan
Kaulah pelipur hati disaat lara
Guruku, disaat suka dan duka
Sejuta kenangan indah
Kala canda tawa….
Bersamamu
Aku berguru untuk membaca
Kepadamu saya berlatih perihal asa
Kau lukiskan indahnya mega
Kau tuturkan tulusnya surya
Kini kau berada didepan kami
Kau harus melangkah meninggalkan kami
Untuk teruskan perjalanan . . . . . . .
Ku tak kuasa melihat semua ini
Kutak bisa melihat airmatamu
Yang terus menetes
Hingga luluhkan hatiku
Haruskah kuteteskan airmata ini
Haruskan kupeluk kau dan tak pernah
Kulepas lagi
Hanya kaulah teladanku. . .. . .
Hati yang dulu bisa tersenyum..
Kini hanya terharu dan pilu
Mengapa ini semua
Begitu cepat berlalu
Masa depan yang cerah
Itu harapanku
Mengejar cita, itu perintahmu
Sungguh begitu tulus kasihmu
Begitu besar pengorbananmu
Meski saya sering menentangmu
Walau saya selalu menyangkalmu
Kau tetap bangun didepan
Untuk mengajariku
Kau tetap bercerita
Tentang indahnya dunia. . . .
Kekayaan yang paling berharga dihatiku
Adalah saya pernah memilikimu
Dan kebahagiaan yang paling inidah dalam hidupku
Adalah ketika ku menatap wajahmu
Jangan menangis guruku
Janganlah kau bersedih hati
Dan biarlah kau hanya menjadi
Bayang cantik yang harus kukenang
Pergi, kita semua harus pergi
Untuk lepaskan kebersamaan ini
jati dirimu pancarkan cahaya ilmu
yang menuntunku disetiap waktu
yang mengiringi disetiap langkahku
yang menerangi didalam kehidupanku
dan hanya terimakasih yang mampu
ku ucapkan padamu
Biarkanlah kami melangkah pergi
Untuk teruskan perjalanan ini
Semua kisah yang pernah terjadi
Tetap kenanglah didalam Hati.
————————–
Puisi Perpisahan
Oleh, Sri Wahyuono
Siswa MA Ittifaqol Ihwah
Air bagi, 13 April 2010
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
” PUISI PERPISAHAN UNTUK BUNDA EMA “
Hari ini…… tak adalagi
Puisi yang kami tulis untukmu
Hari ini…… tiada lagi
Kata-kata cantik yang kami ungkapkan padamu
Semua….. melongo dan membisu
Hanya air mata yang menetetes di pipiku
Oh…….bunda……
Hati, yang dulu bisa tersenyum..
Kini hanya terharu dan pilu
Mengapa ini semua
Begitu cepat berlalu……
Mengejar cita-cita, itu perintahmu
Sungguh…. begitu tulus kasihmu
Begitu besar…. pengorbananmu
Meski kami, sering menentangmu
Walau kami, selalu menyangkalmu
Kau tetap bangun didepan
Untuk mengajari kami
Kau tetap bercerita
Tentang indahnya dunia. . . .
Kekayaan yang paling berharga dihati kami
Adalah kami pernah memilikimu,bunda Ema…
Dan kebahagiaan yang paling cantik dalam hidup
Adalah ketika kami menatap wajahmu
Jangan menangis bunda….
Janganlah kau bersedih hati
Dan biarlah kau hanya menjadi
Bayang cantik yang harus kukenang
Sosok contoh yang harus kutiru
Pergi….kini bunda Ema…… harus pergi
Untuk purna tugas…….
Jati dirimu pancarkan cahaya ilmu
Yang menuntun kami disetiap waktu
Yang mengiringi disetiap langkah kami
Yang menerangi didalam kehidupan kami
Dan hanya terimakasih yang mampu
kami ucapkan padamu
Akhir Sebuah Perpisahan Dengan Sahabat Karibku
Untaian katamu ternyata palsu
Janji cantik telah kau ingkari untuk teus menjadi sahabatku
Tahukah kau sobat???
Bahwa segala luka yang menyobek hatimu
Dapat juga ku rasakan dan menusuk jiwaku
Bahwa darah yang menetes dari luka itu
Seiring air mata yang mengalir di pipiku
Sadarkah kau sobat???
Bahwa kepedihan yang selalu tampak di wajahmu
Adalah mmpi terburuk yang membebaniku
Bahwa sikap dinginmu untukku
Adalah pedang yang terus menghujam dadaku
Dulu secercah tawamu yang indah
Selalu menggelitik jiwaku untuk tersenyum
Tapi kini semua tlah berubah
Dan bukan lagi kebahagiaan yang bisa kau berikan padaku
Karena sahabat…
Kau khianati saya dan kau cemari ikatan kita
Kau dengan mudah melepas jemariku
Padahal kau melihat aku
Meski kurasa Rapuh tanpa kau di sampingku
Aku ingin kau jadi sahabat seumur hidupku
Tapi sebuah sungutan yg selalu ku dapat
Bila ku salah…
Sebuah nasehat yang selalu membimbingku jikalau ku marah
Takkan pernah jadi milikku
Kemana saya harus mencari semua???
Kau meninggalkan rindunya saya dengan alasan yang mengada-ada
Kau menarik dirimu
Di ketika saya masih bertahan menyelamatkan semua
Kini apa yang bisa ku raih lagi???
Hanya tatapan dingin
Kebungkaman,kata-kata berangasan dan pengkhianatan
Mengapa kau rusak kekerabatan ini???
Dengan kebohonganmu,kebosananmu,dan kepura-puraanmu???
Kau memang sungguh kejam !! tega !! wahai ,temanku
Kau hanya menganggap persahabatan kita
Dalam bentuk saling memanfaatkan
Kenapa saya yang kau sakiti???
Kenapa kita bisa mengenal???
Dan kenapa saya terlalu percaya padamu???
Jawaban itu takkan pernah ada sahabat
Yang ada hanyalah kerianganmu terbebas dariku
Dan kesakitanku yang sangat menyiksa
Terus ku bertanya padamu
Apakah ada kata sahabat di hidupmu??
mirip apa sahabat yang tepat untukmu???
Dan kenapa kau tinggalkan aq??
Tapi kau takkan mau menjawab
Cuma potongan kalimat yang bisa kau utarakan
“Aku tak mau membahasnya”
Sudahlah sobat , sekarang cuma kata beribu maaf untukmu dariku
Maaf jikalau ku yang bersalah
Hingga persahabatan ini berakhir
Maaf jikalau terus mengusik kehidupanmu sekarang yang begitu indah
MAAF SEKALI LAGI MAAF…
Bila hingga kapanpun
ku takkan pernah bisa menghapus
Semua bayanganmu dan kenanganmu
Meski kau telah pergi dan takkan kembali
Meski kauingin menuntaskan tali sahabat denganku
Dan menghapus saya dari hidupmu
Meski kau hanya sahabat yang membawa luka Bagiku…
Kau selalu jadi sahabatku
Selalu dalam hidupku
Karena kau yakni sahabat
Yang memiliki arti
Dari dulu hingga sekarang
Kumpulan Puisi Perpisahan Paling Sedih
Air Mata Kesedihan Dikala Senja Yang Temaram
Bila kau mesti pergi jauh dan takkan kembali lagi
Akupun mengerti dengan apa yang semua terjadi
Pastikan langkah kakimu biar tetap berarti
Sehangat pelukanmu di waktu hujan dan angin puting-beliung menghantui kita.
Taukah kamu? Disaat kau lambaikan tangan padaku
Kutatap wajahmu yang kelam namun tampak tenang
Seakan kau berbisik walau tak berisik
Sahabatku, mungkin Inilah waktu yang tepat 'tuk kita berpisah.
Sore yang temaram itu seolah mataku berkaca hingga meredupnya senja
Entah air mata juga rasanya tak bisa kuredam,
Sesak !! Pahit !! bercampur sebagai menunjukan Perpisahan.
Tentang Sahabat
Sahabat yang beriman menyerupai mentari yang bersinar,
sahabat yang setia menyerupai pewangi yang mengharumkan,
sahabat sejati pendorong impian,
sahabat yang berhati mulia membawa kita ke jalan Allah
Pantun Sahabat
Kicauan burung dan mekarnya bunga itu
Mengapa kurasa sangat seirama merdu
Bergantian menyambut datang hadirmu
Kau sahabat setiaku
Langit sore yang kulihat waktu itu
Membuatku makin rindu padamu
Permukaan air danau yang damai sendu
Melantunkan setiap derap nasihatmu
Aku tak tahu apa artinya
Tapi kurasa darahmu mengalir di dalam tubuhku
Sahabatku … saudaraku …
Kicauan burung dan mekarnya bunga itu
Mengapa kurasa sangat seirama merdu
Bergantian menyambut datang hadirmu
Kau sahabat setiaku
Langit sore yang kulihat waktu itu
Membuatku makin rindu padamu
Permukaan air danau yang damai sendu
Melantunkan setiap derap nasihatmu
Aku tak tahu apa artinya
Tapi kurasa darahmu mengalir di dalam tubuhku
Sahabatku … saudaraku …
Motivasi Arti Persahabatan
Persahabatan yakni bagaikan syurga ketiadaannya bagaikan neraka
Persahabatan yakni hidup
Ketiadaannya bagaikan selesai hidup dan banyak sekali bakti perlu dilakukan demi persahabatan.
Banyak diantara teman,pacar,kekasih dan orang orang paling erat dengan kita, maupun orang dari keluarga kita sendiri yang balasannya harus berpisah dengan kita.
Ohhhh... my god !!! Tak terbayang sudah ,akan mirip apakah airmata ketika Perpisahan itu menjemput dengan orang yang paling disayang?? . Semoga Kumpulan Kata Terbaru dari Puisi Perpisahan Paling Sedih tadi bisa menjadi buih buih pelipur lara dalam sukma Cinta dan Kehidupan kalian semua.

Komentar
Posting Komentar